5 Indikator Analisa Teknikal Untuk Mengetahui Psikologi Pasar

mbisnis.net5 Indikator Analisa Teknikal Untuk Mengetahui Psikologi Pasar. Media dan profesional keuangan sering menggunakan frasa” psikologi pasar ” untuk mengkarakterisasi perubahan pasar yang dipicu oleh masalah mendasar.

Namun, ada sejumlah indikator teknis yang mengklaim dapat memudahkan pedagang dan investor untuk memprediksi arah harga secara andal berdasarkan perubahan sentimen.

5 Indikator Analisa Teknikal Untuk Mengetahui Psikologi Pasar

Pergerakan harga dan volume, menurut klaim, menunjukkan perubahan atau pergeseran perasaan, seperti ketakutan dan keserakahan.

Pada kenyataannya, setiap indikator teknis didasarkan pada konsep psikologi pasar, memungkinkan pemahaman yang lebih baik tentang perilaku harga pasar melalui pemahaman dasar instrumen penanda teknis.
Artikel ini akan membahas dasar-dasar psikologi pasar serta beberapa indikator teknis yang dapat membantu Anda lebih memahami arti dari setiap pergerakan harga di pasar.

Lihat Juga : Unduh Cars Fast As Lightning Mod Apk Unlimited Money And Gems

Psikologi Trading tidak sama dengan psikologi pasar

Dimulai dengan teori keuangan tradisional, yang mengklaim bahwa harga selalu didasarkan pada pertimbangan rasional, dampak tidak logis dari kecenderungan psikologis perdagangan global diabaikan.

Terlepas dari kenyataan bahwa kedua kegiatan dimotivasi oleh unsur-unsur emosional dan mental seperti keserakahan, ketakutan, kecemasan, dan keraguan, mereka tidak dapat dibandingkan.

Psikologi pasar terutama berkaitan dengan perilaku dan sentimen pelaku pasar di seluruh dunia, yang mungkin mempengaruhi perubahan tren harga.

Psikologi perdagangan, di sisi lain, hanya diamati dan berdampak pada satu orang. Berikut adalah beberapa tanda yang dapat Anda gunakan untuk memahami psikologi pasar dengan cepat.

Lihat Juga : Instafonts io Symbol SymbolQ On Telegram Font

1. MACD

Konvergensi Moving Averange Divergence, atau MACD untuk jangka pendek, adalah indikator teknis sederhana yang menunjukkan bagaimana dua rata-rata bergerak dalam tren harga berinteraksi.

Karena dua moving average MACD dapat digunakan untuk mendeteksi tren dan momentum, sering digunakan untuk memperkirakan apakah harga akan bullish atau bearish.

2. ADX

Meskipun Averange Directional Index, atau ADX, diklasifikasikan sebagai lagging atau lambat dalam memproyeksikan pergerakan harga, namun sangat berguna dalam memahami psikologi pasar. Secara teori, indikator ini menampilkan kapan tren dimulai dan melemah, serta seberapa kuat trennya.

3. Momentum

Karena memantau persentase perubahan harga antara harga saat ini dan harga berbagai periode sebelumnya, indikator Momentum ini juga dikenal sebagai Rate Of Change (ROC).

Indikator Momentum sama-sama mudah digunakan; sementara trennya kuat, garis momentum naik, dan ketika tren melemah, garis momentum turun. Indikator Momentum dianggap sebagai alat yang bermanfaat karena kegunaannya.

4. Kisaran persentase Williams

Williams percent Range, atau persen R, adalah indikator teknis yang menekankan harga penutupan sebagai prinsip dasar perdagangan.

Melalui kondisi overbought dan oversold, indikator Larry Williams ini menunjukkan hubungan antara harga penutupan dan kisaran harga, memungkinkan persen R untuk memprediksi pembalikan harga dari beberapa lilin sebelum pembalikan benar-benar terjadi.

5. Stokastik

Indikator Stochastic, seperti William Percent Range, digunakan untuk mendeteksi potensi pembalikan tren. Stochastic juga menunjukkan seberapa kuat tren akan berlanjut atau berbalik dengan menampilkan keadaan overbought dan oversold.

Dalam kondisi oversold, jika harga penutupan jauh dari harga terendah, harga hampir pasti akan berbalik. Dan sebaliknya.

Lihat Juga : Unduh FF 2D Mod Apk New Update Garena Free Fire 2022

Kesimpulan

Saat melihat grafik harga untuk pola yang menunjukkan pergerakan tren, analisis teknis sering diterapkan. Pola kelanjutan tren atau pembalikan tren, menurut pengembang indikator teknis seperti Wilder dan Williams, adalah hasil dari data dari psikologi pasar yang diproses dalam indikator.

Akhirnya, grafik harga dapat dilihat sebagai representasi dari emosi kolektif pedagang dan Investor seperti ketakutan, keserakahan, optimisme, dan Pesimisme. Anda dapat memeriksa bagaimana semua pelaku pasar bereaksi terhadap ekspektasi masa depan menggunakan tujuh indikator yang tercantum di atas.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang adanya pembahasan mengenai 5 Indikator Analisa Teknikal Untuk Mengetahui Psikologi Pasar yang perlu diketahui dalam memasuki bidang trading investasi.

Leave a Comment